Tugas IPS

Silahkan selesaikan tugas dengan cara: Click di sini

Categories: Ulangan | Leave a comment

Ciri-ciri musik daerah

Ciri Musik Tradisional Indonesia

Musik daerah

Klik disini

Categories: Ulangan | Leave a comment

TEORI DASAR MUSIK

RINGKASAN MATERI PEMBELAJARAN SENI MUSIK 

SENI MUSIK

Seni musik adalah seni yang disampaikan melalui media suara manusia atau suara alat musik. 

Teknik vokal

Teknik vokal adalah cara orang (manusia) menghasilkan suara yang baik, merdu dan indah sesuai keinginan pencipta lagu.Hal – hal  yang diperhatika dalam teknik volal adalah;*     

Intonasi, adalah teknik vokal yang berhubungan ketepatan nada (pitch) sehingga suara jernih dan nyaring serta enak didengar. Dalam hal ini syarat-syarat yang  diperlukan adalah ; pendengaran yang baik, kontrol pernafasan, dan rasa musikal.*

Artikulasi, adalah pengucapan atau pengeluaran nada yang jelas, atau teknik untuk memproduksi suara yang baik dalam mengucapkan suara yang jelas, nyaring dan merdu sehingga terdengar indah. Factor yang yang diperhatikan dalam hal ini adalah;sikap badan, dan posisi mulut. *     

Pernafasan, adlah proses pengambilan, penyimpanan dan pengeluaran udara kembali. Pernafasan dalam bernyanyi ada tiga, yaitu pernafasan dada, pernafasan perut dan pernafan diafragma. Pernafasan yang baik digunakan dalm menyanyi adalah menggunakan diafragma, karena dapat menghasilkan suara murni dengan nafas yang panjang serta memperkecil ketegangan pada dada, bahu, dan leher.*     

Pembawaan, adalah kemampuan penyanyi menyesuaikan dengan isi dan jiwa lagu yang hendak ditampilkan komponis. 

Tangga nada

Tangga nada adalah susunan nada yang diatur menurut tinggi rendahnya sesuai jarak tertentu.

Tangga nada mayor berawal dari nada do dan berpola interval (jarak)

;1 –  1  –  ½  –  1  –  1  –  1  –  ½ .

Tangga nada minor berawal dari nada la dan berpola interval (jarak)

;1 –   ½  –  1  –  1  –  ½   –  1  –  1 

Susunan nada sebuah tangganada :

Susunan nada pada tangga nada Mayor ber kres – # (kruis)

Nada dasar Tangganada

1

2

3

4

5

6

   7

i

C

0 #

c

d

e

f

g

a

b

c’

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Susunan nada pada tangga nada Mayor bermol – b(mol)

Nada dasar Tangganada

1

2

3

4

5

6

7

I

C

0 b

c

d

e

f

g

a

b

c’

 

1 b

f

g

a

bes

c’

d’

e’

f’

 

2 b

bes

c’

d’

es’

f’

g’

a‘

bes’

 

3 b

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4 b

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5 b

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6 b

 

 

 

 

 

 

 

 

 

7 b

 

 

 

 

 

 

 

 

Contoh Lagu yang bertangga nada Mayor : Maju Tak Gentar, Indonesia Raya, Hari merdeka, Halo-halo Bandung, Indonesia Jaya, Garuda Pancasila, Mars Pelajar.

Contoh Lagu yang bertangga nada Minor : Syukur, Tuhan, Gugur Bunga.

TANGGA NADA KROMATIS adalah tangga nada yang mempunyai jarak antar nadanya hanya ½ . Contoh : C – Cis – D – Dis- E – F – Fis – G – Gis – A – Ais – B

NADA ENHARMONIS adalah nada yang nama dan letaknya berbeda, tetapi tinggi nadanya sama.

Contoh : Nada Ais=Bes, Cis=Des, Gis=As, Dis=Es, Fis=Ges.

Akor

Akor adalah perpaduan tiga nada atau lebih yang harmonis.

Akor pokok ada 3, yaitu :

  1. 1.      Akor tingkat I  yang disebut Tonika                  
  2. 2.      Akor tingkat IV yang disebut Sub Dominant     
  3. 3.      Akor tingat V yang disebut Dominant                

Tingkatan akor yang akan kita pelajari dari tingkat I sampai dengan tingkat VII, yang di dalamnya termasuk akor mayor dan minor

 

 

 

 

 

Untuk memudahkan dalam menentukan nada pada akor tingkat I s.d. VII, sesuai dengan nada dasarnya, perhatikan tabel berikut :

Tingkat

Nama

Susunan nada pada not angka

Susunan nada menurut nada dasarnya

lengkapilah

Do =C

Do= Bes

Do= D

Do= A

I

Tonika

1 – 3 – 5

c – e – g

bes – d – f

d – fis – a

 

II

Super Tonika

2 – 4 – 6

d – f – a

c – es – g

e – g – b

 

III

Mediant

3 – 5 – 7

e – g – b

d  – f – a

fis – a – cis

 

IV

Sub Dominant

4 – 6 – 1

f – a – c

es  – g- b

g – b – d

 

V

Dominant

5 – 7 – 2

g – b – d

f –  a – c

a – cis – e

 

VI

Sub Mediant

6 – 1  – 3

a – c – e

g – bes- d

b – d – fis

 

VII

Introduktor/ Leading not

7 – 2 – 4

b – d – f

a – c – es

cis – e – g

 

Selain dengan nama-nama akor tersebut, kita akan mengenal akor Mayor dan akor Minor. Akur Mayor dan minor berbeda dalam susunan nada dan jarak antar nadanya. Bila akor Mayor jarak nadanya  2 dan 1 ½ ,  sedangkan akor minor berjarak 1 ½ dan 2.

Akor tersebut dapat kita susun dengan mudah, setelah kita pahami benar dengan membuat urutan nada pada masing-masing tangga nada.

Selanjutanya  jika dalam nada dasar yang berbeda, maka susunan nada pada akor itu menyesuaikan dengan urutan nada pada tangga nada  tersebut.

Berlatihlah menentukan nada pada akor-akor sesuai dengan nada dasar berikut ini !

Nada dasar F

Nada dasar G

Nada Dasar E

Nada Dasar Es

f            a         c’

 

 

 

g          bes        d

 

 

 

a          c            e

 

 

 

b

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 Telitilah akor tingkat berapa yang merupakan akor mayor dan tingkat berapa yang merupakan akor minor !

PADUAN SUARA

Paduan suara adalah penyajian musik vokal oleh 15 orang atau lebih yang memadukan berbagai warna suara menjadi satu kesatuan yang utuh dan dapat menampakkan jiwa lagu yang dibawakan.Beberapa jenis paduan suara;

1)     Akapella, adalah bentuk penyajian paduan suara tanpa iringan musik.

2)     Unisono, adalah paduan suara dimana seluruh jenis suara menyanyikan nada yang sama. ( not yang sama )

3)     Dll.     

SUARA MANUSIA.Wilayah suara manusia terbatas baik tinggi maupun rendahnya yang disebut ambitus suara. Ambitus suara manusia dikelompokkan seperti berikut;

1)     Suara anak-anak dibagi 2, yaitu;

*      Suara tinggi dengan ambitus     ……         c’  –     f ‘’

*      Suara rendah dengan ambitus   …….        a   –     d ‘’

2)  Suara dewasa wanita dibagi 3, yaitu;  

*      Sopran  dengan ambitus               .     c ‘  –   a ‘‘

*      Mezzo sopran dengan ambitus…       a   –    f  ‘‘

*      Alto  dengan ambitus                  ..     f  –      d  ‘‘

3)  Suara dewasa pria dibagi 3, yaitu;

*      Tenor  dengan ambitus           …        c   –     a ‘

*      Bariton dengan ambitus        ……     A  –     f  ‘

*      Bass dengan ambitus              ………F   –    d  ‘  

 Pemimpin paduan suara.Pemimpin paduan suara disebut dirigen /conductor, yang  memimpin dengan mempergunakan pola gerakan tangan, gerakan tubuh, dan ekspresi wajah yang terangkum dalam ungkapan yang imajinatif. Pola gerakan  tersebut adalah ;

 *      Bira          birama 3/4           birama 4               birama 6/8

Dalam prakteknya tanda birama ditulis satu kali saja, yaitu di depan para nada yang pertama. Juga ditulis dengan lambang yang lain yaitu seperti; huruf  C  yang berarti birama 4/4 dan huruf  yang berarti birama 2/4. Contoh yang lain adalah  apabila dirigen meminta paduan suara untuk mengecilkan suaranya, maka ia memberikan isyarat dengan gerakan tubuh yang condong ke depan.  Dalam menyanyi tentu menemukan berbagai ketinggian nada, karenanya rongga resonansi kita telah dilengkapi oleh Allah, misalnya ;Untuk menyanyikan nada / suara tinggi digunakan rongga resonansi di kepala,Untuk menyanyikan nada rendah digunakan rongga dada.    Beberapa tanda dinamik yang biasa kita gunakan antara lain,Con bravura   : berarti gagah perkasa        pada lagu Indonesia RayaCon Fuoco     : berarti dengan berapi-apiCon brio         : berarti dengan semangat 
Cressendo  (                           )  artinya semakin lama makin keras  
Decressendo  (                                   ) berarti  berangsur-angsur melunak/ lembut  Stakkkato             berarti dinyanyikan terputus-putus, seperti suara bola pingpong yang dijatuhkan ke lantai..Fermata                     berarti dinyanyikan panjang ( dipanjangkan ), sesuai kehendak penyanyi/ dirigen.

 - ppp  = pianissimo possible          artinya selunak-lunaknya 

-  pp    = panissimo                           artinya lunak sekali             

-  p       = piano                                   artinya lunak

- mp    = mezzo piano                       artinya agak lunak

.- fff       = fortissimo possible            artinya sekeras-kerasnya

- ff        = fortissimo                            artinya keras sekali

- f         = forte                                    artinya keras

- mf      = mezzo forte           artinya agak keras  

ALAT MUSIK Alat musik antara lain dapat digolongkan menurut fungsinya, yaitu;

a)     Alat musik melodis, yaitu alat musik yang dapat memainkan satu nada dalam satu waktu, contoh ; suling, recorder. Terompet, saxophone, biola, cello, rebab, dll

b)     Alat musik harmonis, yaitu alat musik yang dapat memainkan banyak nada dalam satu waktu, contoh; gitar, piano, harmonica, pianika organ, akordeon, dll

c)      Alat musik ritmis, yaitu alat musik yang tidak bernada, yang dapat memberikan warna, sifat, suasana tertentu pada musik, contoh; rings bell, drum, kastanyet, wood block, maracas, tambur, tamburin, gendang, dll 

Categories: Teori musik | Tags: | 2 Comments

Create a free website or blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.